obat pembesar penis

obat pembesar penis

obat peninggi badan

obat peninggi badan

obat pembesar penis

produk obat pembesar penis no.1 di dunia

“You Build a Career by What You Get; You Build a Life by What You Give” 
— We first heard it from Winston Churchill.

Anda membangun kehidupan dengan apa yang Anda berikan. Winston Churchill memberikan kembali martabat dan kebebasan kepada Inggris. Itu membuatnya abadi.

Marilah kita bertanya pada diri sendiri:
“Berapa banyak yg kita bisa berikan dalam satu masa kehidupan kita yg singkat ini?”

Pada akhirnya, hidup kita akan dikenang dari apa yg kita wariskan, dan apa yg kita wariskan ditentukan oleh apa yg kita berikan.

Bukan ditentukan oleh seberapa banyak yg berhasil kita peroleh, yg berhasil kita timbun. Tapi ditentukan oleh akumulasi dari yg kita berikan.

“Apa yg akan kita lakukan untuk kebaikan orang lain?”

“Bakat atau kebaikan apakah yg dapat anda berikan, yg dapat anda bagi?”

Bagaimanakah agar anda dapat memberikan semua itu dg lebih besar, lebih cepat, dan untuk lebih banyak orang?

Pertanyaan-pertanyaan kreatif ini akan memacu diri kita.
Tanyakanlah pertanyaan-pertanyaan kreatif ini sesering mungkin pada diri kita sendiri, dan jika anda mendapat jawabannya, mulailah bertindak dan memberi dari saat ini jg.
Jangan ditunda, krn kita tidak tahu apa yg terjadi besok.
Berikanlah apa yg bisa kita berikan saat ini jg.. krn Allah akan merawat pemberian kita spt bayi yg disusui dan dirawat ibunya, dan melipatgandakan pemberian itu.

Habib Munzir memaparkan dalam tulisan beliau spt berikut ini:

http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_content&task=view&id=249&Itemid=1

Sabda Rasulullah saw :
“Barangsiapa yg bersedekah (walau) sebesar kurma dari usaha yg baik, dan Allah tidak menerima kecuali yg baik, dan Sungguh Allah swt menerimanya dg sambutan hangat, lalu melipat gandakannya untuk orang itu seperti kalian mengasuh bayi yg disusuinya, hingga sebesar gunung” (Shahih Bukhari)

Hadits ini memberikan makna kepada kita bahwa semua perbuatan yang kita berusaha memperindahnya hasilnya berjuta kali lipat, seberapa besarnya korma dan seberapa besarnya gunung?! Maka Allah akan membesarkannya sebesar gunung.

Satu hal lagi, inilah keindahan Allah yang mengasuh mulai dari sebesar korma saja sampai sebesar gunung.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengucapakan kalimat “Allah yang mengasuhnya”, jika kita dalami makna kalimat ini maka mengalir air mata kita, maksudnya amal kecil yaitu shadaqah kita itu diasuh oleh Allah tidak dibuang begitu saja, karena muncul dari jiwa yang baik, jiwa yang suci ingin beramal karena Allah maka Allah membesarkannya dan melipatgandakan balasannya menjadi sebesar gunung, terlebih lagi jika bershadaqah dengan shadaqah yang banyak maka bagaimana hangatnya sambutan Sang Rabbul ‘Alamin.

Hadirin hadirat yang dimuliakan Allah…
Dan jangan lupa bahwa shadaqah itu bukan hanya harta saja, karena Allah subahanahu wata’ala berfirman :
Ketika mereka bertanya kepada mu ( Muhammad ) tentang apa yang harus mereka infakkan, maka katakanlah agar berinfak dengan memaafkan orang lain” (QS. Al-Baqarah:293).

Memaafkan kesalahan orang lain juga merupakan infak shadaqah untuk keberkahan harta kita. Semakin seseorang tidak mau memaafkan orang yang bersalah kepadanya, maka semakin tidak barakah hartanya.

Oleh sebab itu jika seseorang berjuang bershadaqah dengan amal yang kecil sebesar biji korma saja, maka Allah yang mengasuhnya sehingga sebesar gunung. Pantas saja orang-orang yang berjiwa suci itu, amal-amalnya terlihat tidak terlalu banyak , tapi karena jiwanya suci dan penuh keluhuran, maka Allah lipatgandakan pahalanya hingga seperti sebesar gunung.

Pemberian anda akan menentukan kehidupan anda.

Related Posts:

Tags: ,

Leave a Reply


*

[+] kaskus emoticons nartzco