Alhamdulillah, di dekat rumahku, ada warung makan banjar, jadi kerinduan akan masakan khas kampung halaman ini terobati di sini.

letaknya di mana? nanti akan aku gambarkan pada gambar peta di bawah, sebelumnya…

Ternyata, di tahun 2010, kutemukan lagi satu warung soto banjar yang baru buka di jl. Haji Syahdan (Rawa Belong 2) dekat kampus Binus.. yg ini warung kecil, di depannya ada kios kecil jualan buku/komik, sekitar 50 meter dari pertigaan Binus.

sayangnya, sampai sekarang belum sempat mencicipi masakan di warung soto banjar yg baru ini.. jadi belum bisa komentar .. maap yaaa.. semoga lain waktu bisa…

(Abis kalo ke sana masih doyan mampir ke warung vegetariannya sih… )

Sebelumnya, utk soto banjar jg dengan mudah di peroleh di Ambasador Mall, di food courtnya, ternyata ada beberapa counter yg menjual Soto Banjar.. lumayan enak lah.. walau ga konsisten…

nah, kembali ke warung makan banjar yang terletak di dekat rumahku.

Read the rest of this entry »

Tags:

aan on June 3rd, 2010

Anda sakit maag?

Diabetes?

Merasa capek terus? kurang tenaga? gampang Stress?

Nafsu makan anak kurang?

ASI kurang lancar?

Ingin mencari sumber nutrisi utk membantu kecerdasan otak bayi/anak anda secara aman dan alamiah?

Madu solusinya.. kenapa?

Monggo teruskan membaca artikel ini…

Read the rest of this entry »

Tags: ,

Kadang ada hari-hari dalam hidup kita dimana kita merasa berat, pengap, sesak, muram… gelap…

Di saat-saat seperti ini, kita membutuhkan setitik cahaya, inspirasi, uluran tangan, senyum, kehangatan… apa pun yg bisa membuat kita merasa ringan dan lega kembali.

Hari ini adalah salah satu dari hari spt itu.. ga terlalu pengap sih.. tapi tetap aja ga nyaman….

Dan Alhamdulillah, Allah Ta’ala menuntunku ke sebuah blog yg luar biasa.

Blog ini dibuat oleh Niel Pasricha.

Read the rest of this entry »

Tags: ,

aan on May 12th, 2010

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

Ada teman yg bertanya tentang shalat sunnah Qabliyah dan Ba’diyah, krn itu artikel ini saya harap bisa membantu dan bermanfaat bagi kita semua. (Thanks Aya for the question :) )

sholat sunnah Qabliyah (sebelum shalat Fardhu) dan Ba’diyah (Sesudah shalat Fardhu) itu disebut shalat sunnah Rawatib, dilakukan 2 rekaat dg 1 kali salam spt biasa.

- 2 rekaat sebelum shalat subuh

- 2 rekaat sebelum shalat Zuhur dan 2 rekaat setelah shalat Zuhur
   bisa ditambah 2 rekaat, sehingga totalnya jadi 2×2 rekaat/4 rekaat sebelum dan 2×2 rekaat setelah

- 2 rekaat sebelum shalat Ashar
    bisa ditambah 2 rekaat sehingga totalnya menjadi 2×2 rekaat sebelum shalat Ashar

- 2 rekaat setelah shalat Maghrib

- 2 rekaat sebelum shalat Isya dan 2 rekaat setelah shalat Isya. 
     bisa ditambah 2 rekaat sehingga totalnya menjadi 2×2 rekaat setelah shalat Isya, dan 2 rekaat tambahan ini, jika anda lakukan sudah sama seperti anda melakukan shalat malam 2 rekaat (sudah dianggap sebagai shalat malam)

Di dalam Shalat Rawatib ada terdapat 10 rekaat yang sunnah muakkad (karena tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah SAW), berdasarkan hadits:

Read the rest of this entry »

Tags: ,

rejeki itu ga cuma dari apa yg kita peroleh .. tapi jg bisa berupa…

kemarin istriku jaringan im2-nya putus mlulu, jadinya die ga bisa analisa saham… akhirnya ga jadi beli apa-apa dah.
memang kondisi sekarang lagi ga tentu… menteri keuangan mundur, belum jelas siapa penggantinya… gonjang ganjing deh..
kondisi saham di US jg lagi ga bagus seh…
nah, kebetulan juga, salah satu temennya nyaranin utk ga beli apa apa dulu…

tambah lagi, ternyata semingguan ini (beberapa hari lah..ga tiap hari).. istriku mimpi di waktu subuh.. dalam mimpi itu saham yg dia beli pada jatuh harganya…

klop dah.. semua lampu merah…

istriku jg dah ingatin teman2nya yg lain utk ga beli apa-apa dulu, dan yg dah dipegang lebih baik dijual (rugi dikit ga papa dah… tentu ini utk saham2 yg teman2-nya beli)…

hari ini…

Read the rest of this entry »

Tags:

Mohon maaf, sudah beberapa hari ga posting tulisan ke web ini… selain lagi ngeblank, malas.. jg karena sedang membuat website baru..

Berikut ini tulisan yg berasal dari catatan ringkas yg saya buat setelah nonton acara Nikmatnya Sedekah di TPI pada tgl 31 Maret 2010.

Orang yg satu dengan yang lain itu beda-beda.. ada yg dijelaskan sekali langsung paham. Ada juga yg dijelaskan mesti dengan contoh baru paham…
Ada juga yg “merasa” sudah paham, begitu dicecar dg kasus lain yg mirip (sudut pandang berbeda), ternyata belum paham benar.
Ada juga yg mesti dijelaskan berulang kali baru paham

Pelajaran dari sini, jika menjelaskan/mengajarkan sesuatu, usahakan berikan gambaran dg contoh-contoh yg beragam. Dan usahakan agar kita meminta orang yg kita jelaskan utk menulis sendiri dan mengerjakan contoh kasus.
Karena dg mereka terlibat langsung dg contoh kasus, mereka semakin paham, dan juga bermanfaat bagi pendengar yg lain.

Selanjut.. monggo dibaca lebih jauh tulisan ini..

Read the rest of this entry »

Tags:

aan on April 2nd, 2010

Nah… mari kita mengingat kembali sebuah kisah..

Kisah ini sungguh menggugah, karena berhasil menggambarkan DAYA yang Anda dan saya miliki SAAT INI, Daya untuk mewujudkan hal-hal yg menakjubkan dalam hidup kita…

Selamat menikmati….

Bertahun-tahun yang lalu, seorang bocah sedang berjalan-jalan, dan secara kebetulan lewat di sebuah kantor penerbitan surat kabar. Ia berhenti dan mengintip melalui jendela, dan ia terpana menyaksikan aktivitas yg terjadi di dalam kantor tersebut.
Terutama aktivitas yang terjadi di sekitar seorang pria.

Read the rest of this entry »

Tags: ,

aan on April 1st, 2010

Membuat orang tua senang, istri senang, anak senang.. adalah perbuatan yg luar biasa.

Berkenaan dengan ini Rasulullah shallallahu ‘alihi wasallam bersabda,

"Ada empat dinar; Satu dinar engkau berikan kepada orang miskin, satu dinar engkau berikan untuk memerdekakan budak, satu dinar engkau infakkan fi sabilillah, satu dinar engkau belanjakan untuk keluargamu. Dinar yang paling utama adalah yang engkau nafkahkan untuk keluargamu."(HR. Muslim).

Dari Abu Mas’ud r.a katanya Nabi SAW bersabda: "Apabila seorang laki-laki memberikan nafkah kepada keluarganya dengan ikhlas, maka (pahala) nafkah itu sama dengan (pahala) sedekah" (H.R Bukhari)

Saad bin Abi Waqas r.a menceritakan bahwa Rosulullah SAW pernah bersabda: "Nafkah (infaq) yang anda berikan semata-mata karena Alloh, niscaya diberi pahala oleh Allah, bahkan apa yang Anda berikan untuk makan istri anda (belanja rumah tangga) akan diberi pahala juga oleh Allah." (H.R Bukhari).

Alhamdulillah… jadi jika kita menafkahi orang tua kita, istri dan anak kita, saudara-saudara kita.. itu kita juga mendapat pahala dan keberkahan yg sama dengan bersedekah.. luar biasa..

Semoga hal ini membuat kita semakin semangat dalam bekerja, mencari nafkah..

Jika kita bekerja itu dengan niat:

  • Melaksanakan perintah Allah dan sunnah Rasul utk bertebaran di muka bumi dan bekerja
  • agar bisa menafkahi keluarga kita, anak istri dan orang tua kita, saudara-saudari kita.
  • agar bisa bersedekah untuk anak yatim piatu
  • agar bisa bersedekah untuk faqir miskin dan kaum dhuafa
  • agar bisa bersedekah untuk dakwah, menyebarkan ajaran Rasulullah saw.
  • agar bisa berzakat sebanyak-banyaknya
  • dan lain-lain niat utk menggunakan harta di jalan Allah SWT yg manfaat, yang dengan semua itu merupakan upaya kita untuk mendekat pada Allah SWT, mengharap ridho  Allah ‘Azza wa Jalla…

maka sungguh luar biasa.. kerja yg kita lakukan seharian itu, menjadi berlipat ganda nilainya. Menjadi penuh keberkahan dan Insya Allah akan Allah ‘Azza wa Jalla mudahkan kerja kita dan semakin diluaskan rizki kita karena niat yg mulia tadi.

Mari kita simak penjelasan lebih lanjur dari Habib Munzir berikut ini:

Hadirin-hadirat indah sekali Nabi kita ini memberi tuntunan dan bimbingan kemuliaan. Sampailah kita kepada hadits mulia yang kita baca dimalam hari ini diriwayatkan di dalam Shahih Bukhari bahwa ketika seseorang menafkahi keluarganya itu ada pahalanya.

Bukan hanya menunaikan kewajiban duniawi saja tetapi hal itu mengandung pahala, ini menunjukkan indahnya ajaran Nabi kita Muhammad saw. Sampai urusan mencari nafkah pun dilibatkan sebagai ibadah, inilah indahnya ummat Nabi Muhammad saw.

Perlu saya perjelas maksud kalimat “shadaqah” pada hadits ini bukan berarti dihukumi hukum shadaqah sebagaimana yang kita kenal, karena apa?, Apabila dihukumi shadaqah maka hukumnya sunnah, tetapi tidak demikian dalam hadits ini.
Hukumnya menafkahi keluarga kita punya tanggung jawab kepada kita hukumnya wajib, kalau shadaqah hukumnya sunnah.

Tapi yang dimaksud di dalam hadits ini adalah pahalanya, bukan hukumnya, kalau hukumnya wajib menafkahi keluarga bila kita mampu, akan tetapi pahalanya adalah seperti pahala shadaqah, maksudnya mengandung kemuliaan tidak percuma begitu saja.

Demikian indahnya hadirin-hadirat Allah swt mengatur kesejahteraan, oleh sebab itu kita yang sudah mempunyai istri, anak-anak maka menafkahi mereka itu shadaqah pahalanya, mendapat pahala shadaqah.

Yang belum mempunyai istri atau belum mempunyai keluarga maka ia membantu menafkahi ayah ibunya (jadi pahala) shadaqah, ia membantu nafkah keluarganya jadi pahala shadaqah demikian indahnya.

Maksudnya daripada intisari hadits ini keperdulian seseorang kepada orang terdekatnya diganjar oleh Allah dengan pahala bukan dengan kosong begitu saja.

Oleh sebab itu jangan sampai diantara kita lebih memperhatikan orang-orang yang jauh padahal orang-orang yang terdekatnya sendiri didalam kesulitan karena mereka lebih berhak didahulukan.

Lihat keluargamu, lihat ayah dan ibumu, lihat adik dan kakakmu, jika kita mempunyai harta lebih sampaikan kepada keluarga kita.

Demikianlah indahnya sunnah Nabi kita Muhammad saw. Ajaran Sang Nabi saw ini hadirin membawa kesejahteraan, kesejahteraan muncul pada ummat ini ketika kita mengikuti tuntunan Nabi kita Muhammad saw, sejahtera hidupnya.

Source: http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_content&task=view&id=133&Itemid=30

Bagaiman menurut teman-teman semua?

Monggo, kami tunggu comment-comment dari teman-teman..

Tags: ,

aan on March 31st, 2010

Kemarin aku merasa lemas… ga tau kenapa… sepertinya karena satu masalah yg sedang aku hadapi. bisa disebut masalah, bisa disebut peluang…

Aku menganggap itu bukan masalah besar. Tapi dari lemasnya tubuh ini, ternyata masalah ini cukup membebani diri juga..

Kemudian muncul satu hikmah dalam kesadaranku…

“Allah ‘Azza Wa Jalla mengijinkan kita mengalami suatu masalah, maka PASTI sebenarnya Allah ‘Azza Wa Jalla juga sudah menyediakan solusi utk masalah tersebut.. lalu kenapa aku mesti risau, cemas dan lemas….

Harusnya aku tetap hidup dengan ceria, tersenyum, dan menghargai warna-warni kehidupan…”

Apapun masalah yg kita hadapai, insyaAllah sudah ada solusinya… yg penting kita tetap istiqamah, sungguh-sungguh beribadah mendekat pada Allah ‘Azza Wa Jalla.

Kita bisa juga memperbanyak doa kepada Allah ‘Azza Wa Jalla.. doa ini bukan berarti menyuruh-nyuruh Allah ‘Azza Wa Jalla.. Kita berdoa karena Allah ‘Azza Wa Jalla yg menyuruh kita untuk berdoa.

Kita berdoa bukan karena memberitahu Allah ‘Azza Wa Jalla akan kebutuhan kita… karena Allah ‘Azza Wa Jalla Maha Tahu.

Kita berdoa untuk menunjukkan kehambaan kita, agar diri ini sadar bahwa kita lemah dan berhajat pada Allah ‘Azza Wa Jalla, Allah ‘Azza Wa Jalla yang membuat kita kuat, Allah ‘Azza Wa Jalla yang akan memberi kita solusi.

Untuk setiap masalah yg kita hadapi, Allah ‘Azza Wa Jalla sudah menyediakan solusi untuk kita.

Menyadari hal ini, Alhamdulillah, ku jalani hari itu dengan lebih ringan dan senang.. dan aku bersyukur pada Allah ‘Azza Wa Jalla atas solusi-solusi yg Allah ‘Azza Wa Jalla berikan, atas nikmat yg tersembunyi dibalik masalah tersebut, atas segalanya.

Dalam kesempatan ini, sms-sms pelajaran dari Ustadz Yusuf Mansur sepertinya pas untuk kita simak dan ambil hikmahnya…

Semoga kita terus bersemangat untuk beribadah, mendekat pada Allah ‘Azza Wa Jalla.

Kita mantabkan hati dan niat kita untuk memperbanyak ibadah, untuk mendekat pada Allah ‘Azza Wa Jalla.

Dan kita paksa diri kita utk memperbanyak ibadah pada Allah ‘Azza Wa Jalla.. insya Allah, semoga kita dikaruniai Allah ‘Azza Wa Jalla sehingga kita bisa merasakan lezatnya ibadah..amin

SMS-SMS dari Ustadz Yusuf Mansur:

Read the rest of this entry »

Tags: ,

aan on March 24th, 2010

Banyak ulama-ulama yg sudah menyarankan, menganjurkan kita utk memperbanyak membaca shalawat.

Mari kita mengingat kembali, menancapkan kedalam sanubari kita, bahwa Allah swt lah yg memerintahkan kita utk bershalawat kepada Nabi saw.

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi.
Wahai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.”
(Q.S. Al Ahzab (33) ayat 56)

Dari ayat Al Qur-an di atas, bisa kita pahami bahwa Allah dan para Malaikat bershalawat pada Nabi saw. Dan Allah swt menyeru kepada orang-orang yg beriman untuk bershawalat dan mengucapkan salam dengan penuh penghormatan kepada Nabi saw.

Lalu, apakah lagi yg menyebabkan kita tidak membaca shalawat?

apa yg menyebabkan kita masih sedikit membaca shalawat?

padahal masih bisa kita bernyanyi 2-3 lagu diwaktu senggang kita dg lagu pop atau dangdut?

kenapa kita masih merasa cukup dengan hanya membaca shalawat dalam shalat saja dan malas menambahnya?

apa yg menghalangi kita untuk membaca shalawat sebanyak-banyaknya?

Read the rest of this entry »

Tags: , ,