A Story

aan on February 12th, 2010

Dulu, aku memperoleh cerita dari cak Nun tentang seorang pedagang Jagung Ilmunya penjual jagung asal Madura di Malang tahun 1976 saya pakai sampai tua. Saya butuh 40 batang jagung bakar untuk teman-teman seusai pentas teater, tapi uang saya kurang, hanya cukup untuk bayar 25, sehingga harga perbatang saya tawar. Dia bertahan dengan harganya, tapi tetap [...]

Continue reading about Comment on “Bakso Khalifatullah”-nya Cak Nun